|
|
|
 |
|
 |
 |
| |
Melakukan penelitian
biaya dan manfaat dari RIL, bersifat sangat rumit.
Setiap area penelitian, meBiaya dan Manfaat RILmpunyai
characteristic yang berbeda dan susah dicari duanya.
Kondisi topografi hutan bervariasi dari datar
sampai yang bergunung, dan ukuran pohon juga menunjukan
perbedaan yang mirip antara hutan tropis di dunia.
Telah manjadi jelas, makin variatif topografi-nya
dan/atau makin besar pohon-nya, maka semakin kecil
perbadaan antara penyeradan RIL dan konvensional.
Kegiatan penyaradan juga sangat dipengaruhi oleh
factor-faktor seperti :
- Jarak penyaradan
- Ukuran dan berat dari log
- Profile dari jalan sarad
- Kondisi lapangan
- Kondisi tanah
- Cuaca
- Kondisi dan jenis traktor
- Pengalaman operator
- Tingkat RIL yang diterapkan
Masalah terbesar dalam mencoba
menghitung untung rugi dari RIL, adalah standar
dan metodologi yang berbeda yang diterapkan oleh
peneliti. Akibat dari semua faktor yang berbeda
ini, adalah tidak adanya keseragaman hasil produktivitas
dan biaya RIL.
Sampai sekarang salah satu penelitian yang paling
menentukan tentang biaya dan keuntungan dari RIL,
adalah penelitian yang dilakukan oleh TFF di Brazil.
Ringkasan atas hasil dari penelitian ini, tersedia
di "Biaya
dan Manfaat financial dari Pembalakan Berdampak
Rendah di Amazon Timur".
TFF-Indonesia, telah berpartisipasi bersama beberapa
HPH dengan menerapkan RIL secara in-house, dengan
maksud untuk mengevaluasi produktivitas dan manfaat
dari RIL secara cepat. Hasil dari studi ini akan
dipublikasikan dalam "RIL & Certification" newsletter
dari waktu ke waktu. Untuk hasil dari penelitian
yang terbaru lihat article "Meneliti manfaat dari
Sistem RIL" dari edisi April
2004, "RIL & Certification Newsletter".
| |
| |
|
|
| |
Untuk informasi lebih lanjut, klik
di sini. |
|
| |
|
|
|
 |
|
|
 |
| |
Misi utama dari TFF adalah
mempromosikan pengelolaan hutan tropis secara lestari,
melalui pengumpulan dan penyebaran informasi tentag manfaatnya
dan melatih cara pengelolaan yang tepat |
|
 |
 |
|