|
Menghubungkan
Hutan Dengan Pasar
Tahun lalu Tropical Forest Foundation
(TFF) telah mengembangkan dan menerapkan satu
proyek percontohan yang menciptakan keterhubungan
antara konsesi hutan, industri manufaktur dan
pasar di Amerika Utara. Tanggapan yang ditunjukkan
dari buyer sangat positif dan TFF saat ini tengah
mempersiapkan program semacam ini dengan konsesi
yang memenuhi syarat di Indonesia dan Malaysia.
Di tahun pertama dari program ini sebanyak 6.000
kubik plywood telah dikirim ke Amerika Utara.
| Program ini bukan program sertifikasi
atau upaya lain untuk menggantikan sertifikasi hutan.
TFF menamakan produk-produk yang dihasilkan dan
dipasarkan dalam program ini sebagai "RIL Verified". |
Mengapa membuat program hubungan
hutan-pasar?
Beberapa tahun belakangan ini telah
terjadi peningkatan tajam illegal logging di wilayah
Asia Tenggara. Penyebaran aktivitas ilegal ini banyak
disebutkan terjadi di Indonesia.
Kesadaran akan masalah ini telah meningkat
tajam dalam dua tahun belakangan ini, khususnya di pasar
Amerika Utara dan Eropa. Para importir di pasar-pasar
ini merasakan tekanan yang meningkat untuk menghentikan
pembelian produk kayu dari Indonesia yang disebabkan
adanya persepsi bahwa produk hutan yang dihasilkan berasal
dari kayu yang illegal.
Penolakan ini telah dirasakan oleh produsen
Indonesia yang terpaksa harus mengawasi rangkaian suplai
produk mereka, dan mencari mekanisme untuk menghadapi
penolakan pasar dan aksi-aksi boikot.
Sertifikasi nampaknya masih menjadi mimpi
yang jauh diraih bagi produsen kayu tropis, khususnya
di Indonesia. Sementara itu, ancaman boikot langsung
ditujukan kepada produk-produk yang tidak memiliki sertifikat
telah memperlemah upaya-upaya dalam mencapai pengelolaan
hutan lestari. TFF berpendapat bahwa ada banyak perusahaan
konsesi hutan yang dikelola baik yang telah menunjukkan
komitmen yang kuat terhadap masa depan hutan Indonesia.
Oleh sebab itu, TFF mendukung satu langkah bijak pendekatan
sertifikasi dan pengembangan jaringan perdagangan, yang
dapat berperan sebagai penguat positif untuk perkembangan
pengelolaan hutan.
TFF telah mengembangkan konsep
"RIL Verified" untuk menghadapi citra negatif
perusahaan kehutanan Indonesia. Mekanisme ini dapat
digunakan untuk menunjukkan legalitas dasar dan menghubungkannya
dengan stewardship. Ini bisa diterima dan realistis.
Bagaimana suatu HPH memenuhi
syarat untuk ikut dalam program ini ?
Secara umum, persyaratan untuk dapat
mengikuti program ini adalah perusahaan yang berminat
menunjukkan komitmen manajemen untuk mencapai pengelolaan
hutan lestari. Persyaratan khusus yang ada sebenarnya
cukup sederhana:
- Menunjukkan legalitas masa berlaku
dan compliance dengan peraturan dan hukum yang berlaku
dari perusahaan HPH dan industri yang ikut dalam program
ini.
- Bersedia menerapkan pembalakan ramah
lingkungan (Reduced Impact Logging). TFF akan membantu
dalam memberikan saran-saran teknis, pelatihan dan
uji coba. Hanya kayu bulat yang berasal dari area
dimana perusahaan tersebut menerapkan RIL yang memenuhi
syarat untuk diikut sertakan dalam mekanisme ini.
- Mengembangkan satu system lacak balak
yang memungkinkan tracking kayu bulat dari hutan hingga
ke pabrik dan tracking bahan-bahan atau produk mulai
pabrik hingga pengapalan. Satu pre kondisi yang mutlak
adalah system lacak balak ini harus diverifikasi oleh
auditor luar yang dikenal sebelum pengapalan pertama
produk ini dilakukan.
Produk apa yang
sesuai untuk ikut program ini?
Sebenarnya setiap produk dari kayu bulat yang dikelola
pada area RIL memenuhi syarat untuk ikut dalam program
ini.
Kecenderungan pasar Amerika Utara adalah
plywood dengan permintaan yang cukup tinggi untuk 5.2
mm meranti plywood. TFF dengan koneksinya dengan pasar,
akan berupaya untuk mempromosikan produk-produk lain
perusahaan yang ditawarkan.
Saat ini permintaan terbaru dari pasar
adalah mulai dari 2.4 mm doorskins hingga ke produk
flooring.
Sejumlah pembeli dari Eropa telah
memperlihatkan minat mereka atas konsep "RIL Verified"
ini. Kecenderungan pasar Eropa lebih berorientasi pada
berbagai moldings dan produk solid wood.
Apa manfaat yang diperoleh perusahaan
HPH dengan mengikuti program ini?
Manfaat yang diperoleh perusahaan yang mengikuti program
ini sebagian bergantung pada persepsi manajamen dan
pertimbangan strategis serta dapat terdiri dari seluruh
atau sebagian dari:
- Akses ke pasar Amerika Utara/Eropa
dengan.
- Mengembangkan system lacak balak.
- Menerima pelatihan dan input teknis
untuk RIL, lacak balak dan hal-hal teknis serta manajemen
lainnya sesuai kebutuhan.
- Memiliki potensi untuk meningkatkan
efisiensi dan penghematan biaya melalui penerapan
RIL
- Peningkatan secara umum standar manajemen.
- Perkembangan yang signifikan menuju
sertifikasi FSC.
Tidak ada jaminan akan harga premium.
The asumsi yang mendasari adalah perusahaan yang berpartisipasi
akan dipersiapkan agar dapat menjual pada harga pasar
yang fair.
Apa prosedur untuk menjadi peserta dalam
program ini?
- Sampaikan permintaan tertulis untuk
menjadi peserta dalam program ini. Perusahaan yang
berminat harus sepenuhnya mengetahui kondisi kualifikasi
yang perlu dipenuhi.
- TFF akan menemui perusahaan tersebut
untuk membicarakan persyaratan untuk ikut program
ini, standar manajemen hutan dan tujuan pasar.
- TFF akan menyelenggarakan kunjungan
assessment awal ke perusahaan konsesi dan industri
terkait untuk mengevaluasi kegiatan manajemen dan
system tracking yang saat itu berlaku di perusahaan
agar dapat menyampaikan saran mengenai system lacak
balak yang layak untuk di audit.
- TFF bekerja sama dengan perusahaan
kehutanan akan menyusun jadwal kegiatan, yang akan
mengidentifikasi komitmen dan berbagai masukan dari
TFF dan perusahaan dalam tahun pertama program ini
dijalankan.
- Satu Memorandum of Understanding
antara TFF dan perusahaan yang berpartisipasi ditandatangani.
MoU ini memuat definisi hubungan dan berbagai komitmen
dari kedua pihak.
- Implementasi kegiatan training dan
perkembangan system lacak balak.
- Auditor yang independen untuk mengaudit
system lacak balak menjadi prioritas utama dan merupakan
pra kondisi untuk memasuki pasar.
- Memproses pemesanan pertama.
- Monitoring dan kegiatan pelatihan.
Kerangka waktu yang diantisipasi
sejak kunjungan scoping pertama TFF untuk memproses
pesanan pertama diperkirakan 3-6 bulan dan tergantung
pada kekompleksan pengaturan CoC dan komitmen perusahaan.
Komitmen apa yang harus dipenuhi perusahaan?
- Menyampaikan bukti sah ?
- Komitmen menerapkan RIL
- Perusahaan yang berpartisipasi diminta untuk membayar
biaya perjalanan dan akomodasi bagi staff TFF.
- Mengembangkan system lacak balak yang dapat diaudit
dan membayar biaya auditor independen.
- Bukti kontribusi finansial kepada TFF.
Apa yang TFF kontibusikan untuk program
forest-market linking ini?
- Memberikan input teknis dan pelatihan sebagaimana
tercantum dan dalam jadwal kegiatan.
- Memberikan panduan penyusunan CoC dan pemilihan
auditor yang sesuai.
- Memberikan jaringan pasar di Amerika Utara dan
mempromosikan produk-produk perusahaan melalui jaringan
kontak pasar TFF.
- Menominasi satu broker (penghubung) yang tepat
untuk mengatur pemasaran.
- Memberikan saran teknis mengenai sertifikasi hutan
dan hal-hal lain yang diperlukan.
|