Prosedur Survei Topografi Hutan dan Pemetaan Pohon |
| Tropical Forest Foundation
telah menerbitkan “Prosedur Survey
Topografi Hutan dan Pemetaan Pohon”.
Ini merupakan buku pertama dari lima terbitan panduan
teknis yang direncanakan akan dikeluarkan yang
bertujuan untuk membantu praktisi pengelola hutan
dalam |
 |
|
menerapkan berbagai
komponen Reduced Impact Logging. Ini merupakan
pedoman rinci berisikan bagaimana melakukan survey
topografi termasuk uraian mengenai bagaimana
memproses data yang diperoleh dan menghasilkan
peta kontur skala operasional dan posisi pohon.
Prosedur yang diuraikan dalam buku manual ini
mengambil model ITSP yang disyaratkan dalam system
TPTI dan administrasi hutan Indonesia.
Anda dapat memperoleh buku manual ini yang tersedia
dalam Bahasa Indonesia dan Inggris dengan menghubungi
Tropical Forest Foundation. |
| |
|
|
Pertimbangan Dalam Perencanaan Pembalakan Berdampak Rendah |
| Tropical Forest Foundation kembali menerbitkan buku mengenai pedoman Pembalakan Berdampak Rendah (RIL). Buku ini merupakan yang ke dua dari rangkaian pedoman RIL. Buku yang berjudul “Pertimbangan dalam Merencanakan Pembalakan Berdampak Rendah” adalah buku pedoman sederhana memandu manajer, supervisor atau teknisi kehutanan dalam melakukan pertimbangan perencanaan yang diperlukan untuk menerapkan pembalakan berdampak rendah (RIL). |
 |
|
| Buku setebal 59 halaman ini, membahas kerangka umum dan pertimbangan teknis yang diperlukan dalam perencanaan RIL yang efektif. Selanjutnya digambarkan cara membuat perencanaan RIL yang sederhana, dengan menggunakan pendekatan langkah yang mudah diikuti. “Pertimbangan dalam Merencanakan Pembalakan Berdampak Rendah” merupakan kelanjutan dari buku sebelumnya “Prosedur Survei Topografi Hutan dan Pemetaan Pohon”. Tiga buku pedoman lain yang menyangkut aspek yang berbeda dalam melaksanakan RIL, saat ini dalam tahap penulisan. Penerbitan rangkaian buku pedoman prosedur RIL ini dibiayai oleh proyek ITTO - “Program to Facilitate and Promote Adoption of Reduced Impact Logging (RIL) in Indonesia and the Asia Pacific Region”. Buku pedoman ini tersedia dalam bahasa Inggris dan Indonesia yang bisa didapatkan di Tropical Forest Foundation. |
Pertimbangan Operasional untuk Pembalakan Berdampak Rendah |
| Tropical Forest Foundation kembali menerbitkan buku mengenai pedoman Pembalakan Berdampak Rendah (RIL). Buku ini merupakan yang ke tiga dari lima buku rangkaian pedoman RIL. Buku yang berjudul “Pertimbangan Operasional untuk Pembalakan Berdampak Rendah” adalah buku pedoman sederhana memandu manajer, supervisor atau teknisi kehutanan dalam melakukan pertimbangan operasional yang diperlukan untuk menerapkan pembalakan berdampak rendah (RIL). |
 |
|
Perencanaan, Lokasi, Survei, Konstruksi dan Pemeliharaan untuk Pembuatan Jalan Logging Berdampak Rendah |
| Buku ini merupakan yang keempat dari lima buku rangkaian pedoman RIL. Secara teknis, buku petunjuk tentang Perencanaan, Lokasi, Survei, Konstruksi dan Pemeliharaan untuk Pembuatan Jalan Logging Berdampak Rendah”, memang bukan merupakan bagian dari pertimbangan perencanaan serta operasional dari kegiatan pembalakan. Namun mengingat besarnya dampak pembangunan jalan terhadap bentang alam hutan dan pada nilai-nilai yang berkaitan dengan hutan, konsep tentang pembangunan jalan yang berdampak rendah merupakan elemen yang penting guna meningkatkan kinerja unit pengelolaan hutan tropis. |
 |
|
Pertimbangan Menajemen untuk Penerapan Pembalakan Berdampak Rendah yang Berhasil |
| Buku ini merupakan yang kelima dari seri buku pedoman teknis tentang strategi penerapan pengelolaan sistem pembalakan berdampak rendah (RIL) di hutan-hutan dipterocarp di dataran rendah dan tinggi di Indonesia. “Pertimbangan Menajemen untuk Penerapan Pembalakan Berdampak Rendah yang Berhasil” mencakup bidang manajemen yang penting diluar aspek-aspek teknis pembalakan berdampak rendah (RIL). Buku manual ini menyampaikan analisa mengenai bagaimana kebijakan dan praktek pengelolaan HPH secara fundamental mempengaruhi hasil akhir aspek teknis RIL. Dalam pandangan ini, peran menajemen sering kali menjadi faktor paling mendasar dan berpengaruh untuk menentukan apakah suatu HPH bisa berhasil melaksanakan pengelolaan hutan secara baik sesuai standar RIL. |
 |
|
| |
|
|
| |
|
|